Media Belajar dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM)
1. Istilah Media:
Istilah media yang merupakan bentuk jamak dari medium secara harafiah berarti pengantar. Media menurut AECT seperti yang di kutip Yusufhadi Miarso (2004:457) mengartikan media sebagai segala bentuk dan saluran untuk proses trasnmisi informasi, juga menurut Olson(1974:12) mendefinisikan medium sebagai teknologi untuk menyajikan, merekam, membagi, dan mendistribusikan symbol dengan melalui rangsangan indra tertentu, disertai penstrukturan informasi.
Asosiasi Pendidikan Nasional di Amerika ( National Education Association/NEA) yang dikutip AECT kemudian dikutip Yusufhadi Miarso (2004:457) mendefinisikan media dalam lingkup pendidikan sebagai segala benda yang dapat dimanipulasikan, dilihat, di dengar, dibaca, atau dibicarakan beserta instrument yang dipergunakan untuk kegiatan tersebut.
Dari pendapat-pendapat diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan serta dapat merangsang fikiran, perasaan, perhatian, dan kemauan, motivasi,keingin tahuan si belajar sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar yang disengaja, bertujuan dan terkendali.
2. Kegunaan Media:
Berbagai kajian teoritik maupun empirik menunjukkan kegunaan media dalam pembelajaran sebagai berikut:
a. Media mampu memberikan rangsangan yang bervariasi kepada otak kita, sehingga otak dapat berfungsi secara optimal.
b. Media dapat mengatasi keterbatasan pengalaman yang dimiliki oleh mahasiswa
c. Media dapat melampaui batas ruang kelas
d. Media memungkinkan adanya interaksi langsung antara mahasiswa dan lingkungannya.
e. Media menghasilkan keseragaman pengamatan
f. Media membangkitkan keinginan dan minat baru
g. Media membangkitkan motivasi dan merangsang untuk belajar.
h. Media memberikan pengalaman yang integral /menyeluruh dari sesuatu yang kongret maupun abstrak
i. Media memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar mandiri, pada tempat, dan waktu serta kecepatan yang ditentukan sendiri
j. Media meningkatkan kemampuan keterbacaan baru, yaitu kemampuan untuk membedakan dan menafsirkan objek, tindakan, dan lambing yang tampak, baik yang alami maupun buatan manusia, yang terdapat dalam lingkungan
k. Media mampu meningkatkan efek sosialisasi, yaitu dengan meningkatkan kesadaran akan dunia luar.
l. Media dapat meningkatkan kemampuan ekspresi diri dosen maupun mahasiswa (Yusufhadi Miarso (2004:460)
Kemp dan Dayton yang dikutip Aristo Rahardi (2004:13) mengidentifikasi beberapa manfaat media dalam pembelajaran:
1. Penyampaian materi pelajaran dapat diseragamkan
2. Proses pembelajaran menjadi lebih jelas dan menarik
3. Proses pembelajaran menjadi lebih interaktif
4. Efisiensi dalam waktu dan tenaga
5. Meningkatkan kualitas hasil belajar siswa
6. Media memungkinkan proses belajar dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja
7. Media dapat menumbuhkan sikap positif siswa terhadap materi dan proses belajar
8. Merubah peran guru kea rah yang lebih positif dan produktif
Ada juga beberapa manfaat praktis media pembelajaran , antara lain:
1. Media dapat membuat materi pelajaran yang abstrak menjadi lebih konkrit
2. Media dapat mengatasi kendala keterbatasan ruang dan waktu
3. Media dapat membantu mengatasi keterbatasan indra manusia
4. Media dapat menyajikan obyek pelajaran berupa benda atau peristiwa langka dan berbahaya kedalam kelas
5. Informasi pelajaran yang disajikan dengan media yang tepat akan memberikan kesan mendalam dan lebih lama tersimpan pada diri siswa
Dari kegunaan, manfaat serta fungsi media diatas dapat diuraikan bahwa media digunakan untuk memudahkan siswa menguasai materi pelajaran yang beraneka ragam dari beberapa bidang studi.
Materi yang luas perlu diuraikan bagian perbagian agar mudah dipelajari,materi yang jauh dapat didekatkan dengan menggunakan media, karena guru tidak mungkin membawa siswa ketempat tempat-tempat yang jauh selain biayanya mahal juga tidak efisien waktu.
Materi yang sangat kecil dapat diperbesar dengan media, juga peristiwa-peristiwa langka dan berbahaya contohnya gunung berapi yang meletus, bencana alam, gempa ,tsunami, Lumpur Lapindo dll bias direkam dan dijadikan media.
Materi yang sangat lambat untuk diketahui prosesnya bisa ditampilkan melalui media untuk dipelajari siswa, contohnya bunga-bunga yang sedang mekar, binatang yang akan melahirkan, perubahan musim, peristiwa-peristiwa alam yang luar biasa, jagat raya, atau benda-benda yang sudah tidak ada, langka, dan yang telah musnah,hilang , terbakar seperti benda-benda purbakala, atau benda-benda yang rusak karena bencana alam yang tidak bisa lagi dijumapai siswa untuk belajar di kelas.dan juga sejarah bangsa yang tidak bisa diulang lagi peristiwanya. bisa ditampilkan melalui media untuk dipelajari siswa.
Media pembelajaran mempunyai jangkauan yang luas, melewati ruang dan waktu, dapat digunakan secara berulang-ulang sehingga menghemat biaya, disamping lebih menarik, dan membuat suasana belajar lebih bervariasi dan diharapkan memberikan hasil belajar yang maksimal.
3. Pedoman Penggunaan Media
Dari kegunaan media dalam pembelajaran yang diuraikan di atas, guru hendaknya mengetahui pedoman umum penggunaan media dalam pembelajaran.seperti yang diuraikan Yusufhadi Miarso (2004: ) sebagai berikut:
a. Tidak ada suatu media yang terbaik untuk mencapai suatu tujuan pembelajaran.
b. Penggunaan media harus didasarkan pada tujuan pembelajaran yang hendak dicapai.
c. Penggunaan media harus mempertimbangkan kecocokan ciri media dengan karakteristik materi pembelajaran yang disajikan
d. Penggunaan media harus disesuaikan dengan bentuk kegiatan belajar yang akan dilaksanakan seperti belajar klasikal , belajar dalam kelompok kecil, belajar secara individual, atau belajar mandiri
e. Penggunaan media harus disertai persiapan yang cukup seperti mempreview media yang akan dipakai, mempersiapkan berbagai peralatan yang dibutuhkan di ruang kelas sebelum pelajaran dimulai dan sebelum peserta masuk
f. Peserta didik perlu dipersiapkan sebelum media pembelajaran digunakan agar mereka dapat mengarahkan perhatian pada hal-hal penting selama penyajian dengan media berlangsung.
g. Penggunaan media harus diusahakan agar senantiasa melibatkan partisipasi aktif siswa.
Prinsip Penggunaan Media
Ada beberapa prinsip umum yang perlu diperhatikan dalam pemanfaatan media pembelajaran:Aristo Rahadi (2004:43)
1. Setiap jenis media memiliki kelebihan dan kelemahan
2. Penggunaan beberapa macam media secara bervariasi memang perlu
3. Penggunaan media harus dapat memperlakukan siswa secara aktif.
4. Sebelum media digunakan harus direncanakan secara matang dalam penyusunan rencana pelajaran
5. Hindari penggunaan media yang hanya dimaksudkan sebagai selingan atau sekedar pengisi waktu kosong saja
6. Harus senantiasa dilakukan persiapan yang cukup sebelum penggunaan media
Prosedur pemilihan media:
1. Menentukan apakah pesan yang akan kita sampaiakan melalui media termasuk pesan pembelajaran atau hanya sekedar informasi/hiburan.
2. Menentukan apakah media itu dirancang untuk keperluan pembelajaran atau hanya sekedar alat Bantu mengajar bagi guru.
3. Menentukan apakah tujuan pembelajaran lebih bersifat kognitif, afektif atau psikomotor
4. Menentukan jenis media yang sesuai untuk jenis tujuan yang akan dicapai dengan mempertimbangkan criteria lain seperti kebijakan, fasilitas yang tersedia, kemampuan produksi dan biaya
5. Mereview kembali jenis media yang telah dipilih, apakah sudah tepat atau masih terdapat kelemahan, atau masih ada alternative jenis media lain yang lebih tepat
6. Merencanakan , mengembangkan dan memproduksi media
Kriteria Pemilihan Media:
Memilih media hendaknya tidak dilakukan secara sembarangan, melainkan didasarkan atas criteria tertentu:Aristo Rahadi (2004:40):
1. Tujuan
2. Sasaran didik
3. Kriteria media yang bersangkutan
4. Waktu
5. Biaya
6. Ketersediaan
7. Konteks penggunaan
8. Mutu Teknis
Menurut Oemar Hamalik(1986) memilih dan menggunakan media pendidikan harus sesuai dengan criteria-kriteria tertentu, yakni:
1. Tujuan mengajar
2. Bahan pelajaran
3. Metode mengajar
4. Tersedianya alat yang dibutuhkan
5. Jalan pelajaran
6. Penilaian hasil belajar
7. Pribadi guru
8. Minat dan kemampuan siswa, dan
9. Situasi pengajaran yang sedang berlangsung
interNet’na laMMBAAT. Booseen
amin. .
bu!!!!akhirnya bisa !!!
makacih ya bu
(ekowati)
buu . .
hehew . .
akir na bs juja . .
mkaciee bu ^^
aha!!!bLog na daH jadi bUuugh…^^
senaNg na…
get moRe info from here!thankz alot…=)
buuuuuuuuuuuu stlh d upload d apakan?????
bu,terkirim gk?????????
Bu………………peppy KCT peooooool
‘KEK,KEK,KEK………
bU riaNa…
nEy yOe2n_
heheheeeeeee…..^^
ini Lhow bu,,
daH taq kiRim Lagi,,
dah jeLasss bu,,
di approve iiiaa bu,,
plzzzzzzzzzzzzzzz…….. ^^
bhuww..poto avatar saya di sini koq ndak ganti ya???padahal suddha saya ganti dan di wordpress saya suddha ganti..
Bu RianA…..
Ni SaYA Buw,,,,, SAtrio…..!!!!
bu riana……………….
daH tAq pasang foTo Lho bu,,
yuhuuuuuuuuuuuuu!!!!!!!!! ^^
Assalamu’alaykum,,,
bu…
terimakasih ilmunya, saya sudah bisa buat blog,,,
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.
Hua….
bUuuu
LemOd banGeD InteRnetx…
Hufff………..
buuu…aQ bingung gmnA ya caranx bwt flickr????
Nti ajarain y buuu……
minna san dooyo gozaimasu..^_^
bu caranya meringkas teks dalam web’s blog gmana?
assalamualaikum. . . . .
assalamualaikum wr.wb.
thx yach bu dah mw ngajarin murid yg jenius ini….
ekekekkeke……..
kata angga betul bu…
internetx lambat bu,,,,tambah tuh keceptanx biar seneng smw….
^_^ ==> .n_n.
bu….
wis bisa lho,,,
foto saya bagus kan????
mAaph bu…… Saya luPa kAsih ComEnt….
it’s not right !!!!!
Assalammualaikum…
Bu Riana, Nindya mengucapkan
MINAL AIDZIN WAL FAIDZIN
MOHON MAAF LAHIR BATIN
Maafkan kesalahan saya selama ini ya, Bu…
buuu
taqabalallahu minna waminkum…
(fitria, 12 ia 7)